Friday, July 19, 2013

Wednesday, July 17, 2013

Blue sky collapse

As I walk to the end of the line
I wonder if I should look back
To all of the things that were said and done
I think we should talk it over

Then I noticed the sign on your back
It boldly says try to walk away
I go on pretending I'll be ok
This morning it hits me hard that

Still everyday I think about you
I know for a fact that's not your problem
But if you change your mind you'll find me
Hanging on to the place
Where the big blue sky collapse

As I stare at the wall in this room
The cracks they resemble your shadow
When everyday I see time goes by
In my head everything stood still

I'm waiting for things to unfreeze
Till you release me from the ice block
It's been floating for ages washed up by the sea
And it's drowning, thought you should know that

You see people are trying
To find their way back home
So I'll find my way to you

Tuesday, July 16, 2013

Mahameru

Sudah hampir seminggu aku meninggalkan gunung itu
Tapi perasaan kangen ingin kembali selalu merayuku
Ahhh.. mahameru

Saat perjalanan dari bandung ke malang
Aku selalu berhitung tentang jarak dan waktu
Berapa jarak yang akan aku tempuh ?
Berapa lama waktu yang akan aku habiskan ?

Namun apa yang terjadi....
Semuanya jadi bias,
Jarak waktu semuanya terbias oleh keindahan gunung itu

Jernihnya air di ranukumbolo
Hamparan permadani ungu di orooroombo
Filosofi asmara di tanjakan cinta
Indahnya perjuangan menuju puncak
Semuanya melebur menjadi satu

Menjadi pesona pembias jarak dan waktu

Mahameru,

Saturday, June 29, 2013

Perjalanan

Saat ini aku tengah duduk didalam bis di perjalananku menuju malang
Melewati hamparan pantai yang indah terbentang di daerah tuban
Lusinan anak kecil bermain dengan riangnya di pinggir pantai sambil bencengkrama dengan keluarganya
Sontak pikiran ku memulai dramanya flashback ke arah masa lalu

Yak, masa kanak-kanak masa yg menurutku masa terindah yg pasti setiap manusia alami
Hanya ada perasaan senang dan gembira yg memenuhi pikiran
Tidak ada deadline dan masalah-masalah pelik yang merusak bahagianya hidup
Perasaan aman dilingkaran orang-orang tercinta menambah daftar kebahagiaan yang ku alami masa itu

Pikiran ku kembali ke masalalu,
Aku teringat ketika aku bermain sepeda di depan rumah bersama teman temanku
Ketika aku bergumul dengan mereka di belakang komplek perumahan sambil menangkap capung saat musim panas tiba
Aku teringat ketika aku bermain bola kaki di lapangan perumahan ditemani derasnya hujan dengan mereka
Ahhh, andai aku bisa kembali ke masa itu...

Tidak seperti sekarang, beranjak menjadi dewasa, ditemani deadline, masalah dan peliknya kehidupan
Aku tahu proses pendewasaan merupakan hal yg terpenting dalam hidup, proses yg menentukan akan menjadi apa kita di masa depan kelak
Aku tahu menjadi dewasa penting, aku pun sekarang sedang menikmati proses itu, proses menjadi dewasa...

Seketika lamunanku terbangun, ketika bus yang kutumpangi mengerem mendadak
Aku kembali melihat ke arah pantai, melihat ke arah lusinan anak-anak yang sedang bermain dipantai
Di dalam hati aku berkata, mencoba memberi pesan kepada mereka

" nikmati masa ini kawan, masa kanak-kanak, jangan cepat-cepat ingin dewasa, nikmati sajalah masa kalian saat ini, percaya denganku, ini masa terindah kalian "

Saturday, June 22, 2013

You

It's always been you

Diam

Malam ini, bulan secara sempurna menampakkan dirinya kepada bumi
Kunang-kunang pun meramaikan meriahnya cahaya bulan yang menembus rimbunnya pohon
Sang katak dan sang jangkrik pun, saling bersahut-sahutan sembari membuat sebuah musikalisasi semesta yang indah
Menambah syahdunya malam ini

Tidak dengan diriku,
Meriahnya alam malam ini pun tak sesepi hatiku saat ini,
Yak, aku memang sedang dibalut rindu padamu

Maafkan aku jika aku tak punya kendali atas jarak dan waktu
Maafkan aku atas sikap diam dan acuh tak acuh ku padamu
Tapi taukah engkau bahwa dibalik sikap diam dan acuh tak acuh ku, aku sedang memperhatikanmu ?

Semesta punya bahasanya masing-masing untuk menerjemahkan cinta
Dan bagiku diam merupakan salah satu bahasa cinta

Nyata atau semu, aku tak mau tahu
Yang terpenting bagiku sekarang,
Aku sedang menikmati syahdunya rindu padamu yang menguras akal ku malam ini
Itu saja...



Wednesday, June 19, 2013

Mendung

Mendung sore ini pun belum beranjak dari peraduannya
Seakan langit pun sekarang sedang dilanda kebingungan
Ingin mengeluarkan airnya,
Atau hanya ingin menjadi sekat antara cahaya matahari dan bumi
Makin menambah suasana sendu disore ini

Pikiranku yang sedang runyam
Memikirkan rutinitas hidup yang membosankan, seketika terhenti
Dibangunkan suara hembusan angin yang mengeluarkan suara pilu ketika menembus ventilasi,

Aku beranjak pergi keatas rooftop rumah kos ku
Duduk merenung sambil melihat langit
Mencoba memikirkan apa yang belum ku capai didunia ini
Membuat sebuah drama indah didalam otak tentang apa yang biasa disebut surga kehidupan
Pikiranku mencoba menembus ruang dan waktu, meyakinkan pada diriku bahwa esok hari pasti indah

Ketika sedang asik memikirkan khayalan indah namun semu didalam otakku,
Langit membangunkanku dengan caranya sendiri,
Dia meneteskan airnya tepat di dahiku,
Mencoba memberitahuku, bahwa yang kupikirkan hanya khayalan belaka saat ini,

Itu cara langit membangunkanku.....

Langit membuatku beranjak dari tempat duduk itu dengan hujannya,
Seraya memberitahuku dengan perantara angin,

"Ayo buat khayalan itu jadi kenyataan "